Sedang Diawasi Dan Dicurigai Sebagai Mata-Mata, Penjualan Tesla Di Tiongkok Merosot

 

Sumber : reuters

GLX GAMESPemerintah China meningkatkan pengawasan terhadap mobil Tesla, yang dicurigai sebagai mata-mata. Pengawasan tersebut berimbas pada bisnis perusahaan Elon Musk. Pesanan Tesla di negeri Tirai Bambu itu kini anjlok hampir setengahnya jika dibandingkan dengan penjualan di bulan April ke Mei 2021.

Dikutip dari Reuters, pada Selasa, 8 Juni 2021 pesanan Tesla turun dari sekitar 18.000 unit pada April, lalu merosot di angka 9.800 unit pada bulan Mei. Penurunan itu hampir menyentuh angka 50 persen.

Sampai saat ini, Tesla belum merespon terkait anjloknya penjualan di China tersebut.

China bisa dibilang pasar terpenting bagi Tesla. Negara tersebut menjadi penyumbang penjualan nomor dua setelah Amerika Serikat. Total sumbangsihnya sekitar 30 persen dari penjualan global.

Bukan hanya itu, Tesla juga memiliki pabrik untuk memproduksi sedan Model 3 dan SUV Model Y di Shanghai. Di Cina, Tesla bersaing dengan beberapa startup EV lokal termasuk Nio Inc dengan sedan NIO.N, Xpeng Inc dengan mobil XPEV.N dan perusahaan EV konvensional seperti BYD.

Tesla Model 3 sempat menjadi salah satu mobil terlaris di negara tersebut, sebelum akhirnya disusul mobil listrik mungil yang jauh lebih murah besutan perusahan patungan General Motors dan SAIC.

Penjualan yang anjlok ditengarai karena perusahaan milik Elon Musk itu sedang menghadapi pengawasan ketat dan dalam penangan keluhan terkait masalah kualitas.

Pada bulan lalu, misalnya, Reuters mengabarkan bahwa beberapa pegawai negeri pemerintahan China dilarang untuk parkir di kawasan kantor. Alasannya karena masalah keamanan kamera yang terpasang di mobil Tesla.

Responnya, Tesla mendirikan pusat data di China untuk menyimpan data secara lokal dan berencana untuk membuka platform data bagi pelanggannya.

Sentimen pemerintah China dirasa salah satu faktor menurunnya penjualan Tesla di negeri tirai bambu tersebut. Sebagai pembanding, berdasarkan badan industri otomotif China, Tesla menjual sebanyak 11.671 unit Model 3 dan Model Y pada bulan April, sedangkan pada bulan Maret bisa menjual hingga 35.478 unit.

Post a Comment

0 Comments