Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan. (Foto: Kumparan.com)
Glx Games - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin optimistis target 2 juta vaksinasi per hari yang diberikan Presiden Joko Widodo “Jokowi” akan tercapai Agustus ini. Bahkan, dia meyakini akan ada kelebihan stok vaksin pada bulan ini.
"Jadi InsyaAllah 2 juta vaksin di Agustus itu bisa tercapai. Kekurangan vaksin itu di akhir bulan Juli saja minggu ketiga, karena memang waktu itu TNI-Polri cepat sekali menyuntiknya," kata Budi dalam keterangan persnya yag disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021).
Budi mengatakan Indonesia akan menerima 70 juta dosis vaksin pada Agustus ini
Budi juga mengatakan, pemerintah pusat telah mengirimkan 13 juta dosis vaksin ke daerah. Untuk Agustus ini, kata Budi, sebanyak 70 juta dosis vaksin akan tiba di Indonesia.
“Jadi perkiraan kami, stok yang akan ada di daerah atau vaksin yang akan datang di daerah bisa mencapai 20 juta di Agustus. Jadi kalau 2 juta per hari kali 31 hari Agustus, ya kira-kira 60 juta kita masih ada kelebihan,” jelas Budi.
Menkes menegaskan bahwa booster vaksin ketiga hanya untuk tenaga kesehatan
Soal vaksinasi, mantan Wakil Menteri BUMN itu mengingatkan masyarakat yang sudah dua kali mendapat vaksin, untuk diberikan kepada yang belum mendapatkan vaksin. Pasalnya, pemerintah menargetkan vaksinasi untuk 208 juta penduduk Indonesia. Sementara itu, saat ini, 70 juta orang Indonesia telah menerima vaksin baru.
“Tolong. Secara etika masih banyak rakyat Indonesia belum dapat vaksin. Ada 140 juta yang belum mendapatkan dosis pertama, karena yang baru mendapatkan itu sekitar 68 juta atau 70 juta. Masih ada 140 juta saudara-saudara kita yang belum mendapatkan akses vaksin pertama,” kata Budi.
Budi kemudian menegaskan bahwa dosis booster ketiga vaksin tersebut hanya diberikan kepada tenaga kesehatan. Jadi, dia minta diprioritaskan dulu.
“Booster ketiga hanya diberikan kepada tenaga kesehatan. Tapi sisanya, Bapak Ibu, tolong kita berikan kepada 140 juta saudara-saudari kita belum mendapatkan vaksin,” kata Budi lagi.
Budi meminta agar vaksin diprioritaskan bagi yang belum menerima dan bagi tenaga kesehatan karena jumlahnya terbatas
Oleh karena itu, Budi menyampaikan dua dosis vaksin untuk masyarakat dirasa sudah cukup. Ia meminta agar vaksin diprioritaskan bagi mereka yang belum menerimanya dan juga tenaga kesehatan.
“Kita sebagai manusia secara etika dan moral harus memberikan kesempatan orang yang belum dapat karena jumlahnya terbatas. Nanti kalau jumlahnya sudah cukup, tahun depan kita bisa lakukan apapun," katanya.

0 Comments